Sunday, November 3, 2019

Materi Tentang Seni Tari Kreasi Anak TK/Paud

Contents [Open]


Keterampilan seorang guru dalam memahami karakteristik anak usia TK/Paud sangat diperlukan dalam menyampaikan materi ini.



Materi Tentang  Seni Tari Kreasi Anak TK/Paud

Materi Tentang  Seni Tari Kreasi Anak TK/Paud

 

1. Pengertian Seni Tari



Seni tari adalah seni yang mengekspresikan nilai batin melalui gerak yang indah dari tubuh/fisik dan mimik. Seni tari secara umum memiliki aspek-aspek gerak, ritmis, keindahan, dan ekspresi. Selain itu, seni tari memilki unsur-unsur ruang, tenaga, dan waktu. Ruang berhubungan dengan posisi, tingkatan, dan jangkauan. Posisi berhubungan dengan arah hadap dan arah gerak. Arah hadap, seperti menghadap kedepan, kebelakang, serong kanan, dan serong kiri. Sedangkan arah gerak, contohnya menuju kedepan, kebelakang, memutar, atau zigzag.

Tenaga sangat dibutuhkan dalam seni tari karena dengan tenaga, tari yang ditampilkan lebih kreatif. Tenaga dalam seni tari sangat berhubungan dengan rasa dan emosi, bukan dengan kekuatan otot. Gerakan tari yang dikendalikan dan diatur dengan tenaga yang berbeda-beda akan membangkitkan kesan yang mendalam, bukan hanya bagi penonton, juga bagi si penari.

2. Tari Tradisional



Tari tradisional merupakan bentuk tarian yang sudah lama ada, diwariskan secara turun-temurun, serta biasanya mengandung nilai filosofi, simbolis, dan religious. Sebelum bersentuhan dengan pengaruh asing, suku bangsa di kepulauan Indonesia sudah mengembangkan seni tarinya tersendiri. Tari tradisional Indonesia mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman bangsa Indonesia. Beberapa tradisi seni tari seperti ; tarian Bali, tarian Jawa, tarian Sunda, tarian Minangkabau, tarian Palembang, tarian Melayu, tarian Aceh dan lain-lain.

Bentuk seni tari tradisional untuk siswa sekolah merupakan salah satu jenis tarian yang terdiri dari beberapa rumpun yakni ; 
(1) Rumpun tari permaianan, (2) Rumpun Tari rakyat, (3) Rumpun tari kreasi, dan (4) rumpun tari klasik. 
seperti tari anak rumpun tari permainan, rumpun tari rakyat, rumpun kreasi dan rumpun tari klasik memiliki aturan baku yang tidak bisa dirubah. keberadaan tari anak ini sangat diperlukan mengingat didalamnya terkandung nilai-nilai untuk menumbuh kembangkan kepribadian siswa sekolah selain untuk menumbuh kembangkan kecintaan sejak dini kecintaan terhadap nilai-nilai tradisi, dan faktor-faktor lainnya yang dinilai fositif bagi pendidikan. Akan tetapi sifat aturan baku yang mengikat sepertinya sudah tidak cocok dengan perkembangan pendidikan saat ini yang bersifat children centre, namun demikian pada dasarnya hal ini tentu saja perlu ada upaya yang serius dalam mengembangkan tari tradisional pada pendidikan tari di sekolah, sehingga keberadaan tari terutama kehidupan serta perkembangan tari tradisi dapat sesuai dengan perkembangan pendidikan yang bersifat children centre tersebut.

3. Proses Pembelajaran Tari Tradisional



Di dalam proses pembelajaran tari, guru harus dapat menciptakan suasana kebebasan bergerak kepada siswa didiknya. Guru diharapkan membimbing siswa dapat mengungkapkan cara bergerak mereka sendiri yang unik sesuai dan cara bergerak sesuai dengan perasaannya.

Bentuk kegiatan guru dalam membimbing siswa didiknya belajar menari, adalah: (1) latihan mempersiapkan tubuh sebagai alat ekspresi, (2) latihan gerak kepala, tangan, badan, dan kaki untuk menumbuhkan kesadaran kepada siswa didiknya bahwa seluruh anggota badan merupakan sumber gerak tari, (3) latihan bergerak dengan ritme untuk tujuan memperkenalkan dan membiasakan siswa menanggapi birama, tempo dan frase dalam musik iringan tarinya, (4) latihan bergerak dengan arah untuk tujuan membiasakan siswa dapat cepat menyesuaikan dengan tempat menari, (5) latihan bergerak dengan membentuk formasi untuk tujuan melatih konsentrasi, dapat cepat menyesuaikan dengan tempat menari dan melatih kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

4. Kesenangan dan Keasyikan Anak untuk Berkreasi

Kegiatan pembelajaran sebaiknya dalam memberikan materi pelajaran khususnya seni tari harus tepat dalam menggunakan metode penyampaian materi tari kreatif untuk menggali sistem motorik dan aktifitas memfungsikan seluruh gerak dan indra tubuh sesuai dengan tahap perkembangan siswa didik dengan berpedoman pada suatu program kegiatan yang telah disusun sehingga seluruh perilaku dan kemampuan dasar yang ada pada siswa dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Masa sekolah merupakan masa yang ideal untuk mempelajari keterampilan motorik dengan benar, mengingat siswa lebih mudah dan cepat belajar karena tubuhnya masih sangat lentur serta keterampilan yang dimilikinya masih terbatas, sehingga keterampilan yang lentur dikuasai tidak mengganggu keterampilan yang sudah ada.



Baca Juga
Kliping Keanekaragaman Suku Bangsa Budaya Indonesia Lengkap
Kliping Keragaman Budaya Indonesia 34 Provinsi
Kliping Pakaian Adat Tradisional 34 Provinsi Indonesia
Kliping Tari Adat Tradisional Indonesia 34 Provinsi
Kliping Rumah Adat Tradisional Indonesia 34 Provinsi
Kliping Lagu Daerah Kebudayaan Indonesia Lengkap
Kliping Alat Musik Tradisional Indonesia
Kliping Tentang Walisongo Tanah Jawa
Kliping Mobilitas Sosial Masyarakat
Kliping Demokrasi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat
Kliping Tumbuhan Langka Di Indonesia
Tugas Kliping Hewan Langka Di indonesia
Kliping Demokrasi yang Berkedaulatan Rakyat
Kliping Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami Lengkap

 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

This Is The Oldest Page