Positif

COVID-19 INDONESIA

POSITIF, SEMBUH,
MENINGGAL

Update Hari ini:

#6 Cara Makan dan Minum Yang Benar Secara Islami

Konten [Tampil]
#6 Cara Makan dan Minum Yang Benar Secara Islami - Makan adalah kegiatan memasukkan makanan atau sesuatu ke dalam mulut untuk menyediakan nutrisi bagi manusia binatang dan makhluk hidup, dan juga energi untuk bergerak serta pertumbuhan, yaitu dengan memakan organisme. Berdasarkan jenis pola, Makhluk karnivora memakan binatang, makhluk herbivora memakan tumbuhan, sedangkan omnivora memakan keduanya.
KBBI menjelaskan makan /ma·kan/ termasuk ke dalam kata kerja (verba) yang berarti memasukkan makanan pokok ke dalam mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari. Sementara makanan/ma·kan·an/ termasuk ke dalam kata benda (noun) segala sesuatu yang dapat dimakan (seperti penganan, lauk-pauk, kue)

Sungguh indah, Islam mengatur semua kehidupan kita dengan sangat sempurna. Bahkan dalam hal makan dan minum pun Islam memiliki aturan dan adab tersendiri. Hal itu Allah sampaikan melalui sunnah yang diajarkan Rasulullah Saw. maupun langsung melalui Al-Quran.

Cara Makan dan Minum Yang Benar Secara Islami 

Sobat Muslim, berikut 6 adab makan dan minum dalam Islam yang harus kita ketahui dan amalkan:
1. Memakan makanan dan minuman yang halal
Dalam Al-Quran Allah menjelaskan minuman apa yang halal lagi baik untuk manusia. Salah satunya dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 168:
“Hai orang-orang yang beriman makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS.Al-Baqarah [2]:168).

2. Membaca ‘Bismillah’ sebelum makan dan minum
Dari ‘Umar bin Abi Salamah, ia berkata, “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah Saw., tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah Saw. bersabda:
“Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah bismillah), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022).

3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
Telah terjadi silang pendapat di antara ulama tentang hukum mencuci tangan sebelum makan, apakah hal itu termasuk sunnah ataukah tidak? Yang lebih mendekati kebenaran, bahwa mencuci tangan sebelum makan bukan termasuk perkara ibadah, karena tidak adanya hadits yang shahih dalam masalah ini.
Imam al-Baihaqi berkata, “Hadits mencuci tangan setelah makan adalah hasan. Dan tidak ada hadits yang shahih tentang mencuci tangan sebelum makan.” (Al-Adab asy-Syar’iah 3/371).
Namun mencuci tangan dianjurkan apabila sekadar untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada tangan. Demikian yang ditegaskan oleh Imam Ibnul Qayyim dalam Tahdzib as-Sunan (10/166). (Lihat pula perinciannya dalam al-Adab asy-Syar’iah 3/369).
Walhasil, mencuci tangan sebelum makan bukan sunnah secara mutlak, juga jangan ditinggalkan secara mutlak. Apabila ada kotoran melekat, maka hendaklah dicuci, jika tidak ada, maka tidak mengapa makan tanpa mencuci tangan.

4. Makan dan minum dengan tangan kanan
Dalam sebuah hadits, Nabi menegaskan hal ini. “Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR. Muslim no. 2020).

5. Segera makan ketika makanan sudah siap
Dari Anas Nabi Saw. bersabda, “Jika makan malam sudah disajikan dan Iqamah shalat dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Makan dan minum dengan duduk
Dalam hal ini terdapat dua dalil. Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Nabi Saw. sungguh melarang dari minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024)
Dari Anas pula, ia berkata: “Dari Nabi Saw. di mana beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek.” (HR. Muslim no. 2024).

Para ulama menjelaskan, dikatakan makan dengan berdiri lebih jelek karena makan itu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada minum.

Artikel Terkait

Post a Comment

About Me

Kirim Email Untuk Langganan Artikel Terbaru
close